Minggu, 18 Oktober 2015

Sejarah Sepak Bola

Sejarah

Sejarah olahraga sepak bola (permainan menendang bola) dimulai sejak abad ke-2 dan -3 sebelum Masehi di Tiongkok. Pada masa Dinasti Han tersebut, masyarakat menggiring bola kulit dengan menendangnya ke jaring kecil. Permainan serupa juga dimainkan di Jepang dengan sebutan Kemari. Di Italia, permainan menendang dan membawa bola juga digemari terutama mulai abad ke-16.
Sepak bola modern mulai berkembang di Inggris dengan menetapkan peraturan-peraturan dasar dan menjadi sangat digemari oleh banyak kalangan. Di beberapa kompetisi, permainan ini menimbulkan banyak kekerasan selama pertandingan sehingga akhirnya Raja Edward III melarang olahraga ini dimainkan pada tahun 1365. Raja James I dari Skotlandia juga mendukung larangan untuk memainkan sepak bola. Pada tahun 1815, sebuah perkembangan besar menyebabkan sepak bola menjadi terkenal di lingkungan universitas dan sekolah. Kelahiran sepak bola modern terjadi di Freemasons Tavern pada tahun 1863 ketika 11 sekolah dan klub berkumpul dan merumuskan aturan baku untuk permainan tersebut. Bersamaan dengan itu, terjadi pemisahan yang jelas antara olahraga rugby dengan sepak bola (soccer). Pada tahun 1869, membawa bola dengan tangan mulai dilarang dalam sepak bola. Selama tahun 1800-an, olahraga tersebut dibawa oleh pelaut, pedagang, dan tentara Inggris ke berbagai belahan dunia. Pada tahun 1904, asosiasi tertinggi sepak bola dunia (FIFA) dibentuk dan pada awal tahun 1900-an, berbagai kompetisi dimainkan diberbagai negara.
 

Pola Makan Sehat

4 Tips dan Langkah Penerapan Pola Makan Sehat

Sering kali masyarakat bertanya bagaimana pola makan sehat itu. Dan juga sering sekali kita temui masyarakat yang salah dalam menerapkan pola makan yang sehat. Nah kali ini akan dibahas bagaimana cara menerapkan pola makan yang sehat di kehidupan sehari-hari.
Pola makan sehat memang sangat diperlukan di kehidupan sehari-hari. Dengan mengatur pola makan kita yang baik sejak dini, maka bisa mencegah terjadinya penyakit-penyakit kronis seperti diabetes mellitus (kencing manis), kanker, darah tinggi dan masih banyak lagi penyakit lainnya yang mungkin bisa ditimbulkan oleh salah dalam menerapkan pola makan.
Untuk itu sangat penting dan sangat vital untuk mulai mengatur dan memperhatikannya saat ini. Langkah-langkah yang mungkin bisa anda ambil untuk menerapkan pola makan sehat antara lain adalah :
1. Aturlah jam makan anda sejak saat ini.
Jadi anda memang makan pada jam-jam tertentu yang sudah anda atur sebelumnya. Misalnya anda mengatur jam makan anda adalah 3 kali sehari dengan jam yang sudah ditentukan. Maka anda harus makan hanya pada jam yang sudah anda tentukan tadi. Ini bertujuan untuk menghindari makan makanan yang tidak perlu di jam-jam yang lain yang bisa menyebabkan obesitas.
Pola Makan Sehat
2. Makanlah sayur dan buah-buahan segar
Untuk mengimbangi nutrisi yang anda konsumsi, tentunya anda harus mengkonsumsi berbagai macam mineral dan juga vitamin yang ada dalam buah dan sayur. Selain itu, buah dan sayur kaya akan serat yang baik sekali untuk pencernaan. Selain itu buah dan sayur juga mengandung antioksidan yang dapat menangkal radikal bebas di tubuh.
3. Hindari makanan yang mengandung lemak tinggi.
Sangat penting untuk menghindari makanan yang berlemak tinggi seperti contohnya adalah gorengan, daging berlemak, kulit ayam dan juga makanan yang bersantan. Makanan yang mengandung lemak tinggi dapat menyebabkan penumpukkan kolesterol dalam darah yang bisa menyumbat aliran darah. Oleh sebab itu, sebaiknya anda mulai mengurangi bahkan menghindari makanan yang berlemak tinggi.
4. Makan karbohidrat secukupnya saja.
Karbohidrat merupakan sumber energi bagi tubuh. Karbohidarat akan di ubah menjadi glukosa dalam tubuh yang bisa menghasilkan energi. Namun jika glukosa ini berlebihan bisa menyebabkan berbagai macam masalah seperti disntaranya adalah obesitas dan juga kencing manis. Untuk menghindari hal ini. Sangat penting untuk mengendalikan konsumsi karbohidrat.
Demikian tips mengatur dan penerapan pola makan sehat. Artikel menarik lain yang mungkin berguna untuk anda 4 Langkah Cara Mengatur Pola Hidup Sehat. Semoga bermanfaat.

Kebiasaan Hidup Sehat

Kebiasaan Sehat dan Hidup Sehat
Pola hidup sehat merupakan perilaku baik dalam kehidupan sehari-hari yang bertujuan untuk menjaga kesehatan, dengan memperhatikan beberapa faktor yang mempengaruhi kesehatan. Di antaranya perilaku sehat, pola makan sehat dan penggunaan wadah sehat.
Apa yang perlu diperhatikan agar anak dapat memiliki pola hidup sehat? “Tentu saja pendidik/orangtua harus menjadi model/contoh bagi anak-anaknya atau anak didiknya,” jelas psikolog anak, Dra. Rose Mini, M.Psi. Tambahan lagi, orangtua atau pendidik juga harus memiliki wawasan tentang pola hidup sehat dan mengajarkan kepada anak sesuai dengan kebutuhan dan usianya. Karena, pola pikir anak masih sederhana dan belum bisa diberi penjelasan yang panjang lebar. Mereka membutuhkan contoh yang konkret.
Lingkungan pun harus mendukung pola hidup sehat dengan adanya fasilitas yang mendukung, seperti lingkungan fisik yang bersih, ada tempat sampah, ada wastafel untuk cuci tangan, dan tidak banyak pedagang jajanan tak sehat di sekitar sekolah. Juga ada orang-orang yang menjadi model bagi anak-anak, contohnya, orangtua makan makanan sehat, orangtua membawa bekal ke tempat kerjanya, guru tidak jajan dan merokok, atau guru tidak buang sampah sembarangan.
Proses pembelajaran ini harus dilakukan terus-menerus kepada anak-anak agar mereka lebih mengenal pola hidup sehat. Mengaitkannya dengan hal yang menyenangkan bagi anak, misalnya membersihkan kamar sambil bermain, hingga kegiatan ini akan dianggap menyenangkan. Bisa juga dengan memberikan konsekuensi (reinforcement/penguat ataupun punishment/hukuman) secara konsisten dan efektif. Misalnya selalu mendapat pujian setiap kali anak mencuci tangannya.
Pemberian contoh perilaku hidup sehat dimaksudkan agar anak memahami manfaat hidup sehat melalui contoh perilaku dari orangtua maupun guru. Orangtua pun harus memberitahu apa manfaat perilaku hidup sehat pada anak. Dalam pembelajaran ini, orangtua dan guru pada awalnya membangun interaksi yang baik dengan anak, seperti bersedia membuka diri dan mendengarkan anak, bersedia menerima masukan dan bertukar pikiran serta bersedia membantu anak dalam menerapkan pola hidup sehat. Jangan lupa, orangtua dan guru pun harus memperhatikan usia, karakter, serta minat anak, yang berbeda pada tiap anak yang membutuhkan pendekatan yang berbeda pula.
Minat anak pada sesuatu justru bisa dikaitkan dengan pola hidup sehat, ini juga sekaligus sebagai pembelajaran. Misalnya, anak senang olahraga, sarankan kepadanya untuk makan makanan yang mengandung energi, tidak merokok, reinforcement berkaitan dengan kegiatan olahraga. Atau anak senang membaca, maka kepadanya disarankan untuk makan makangan yang mengandung banyak vitamin A agar kesehatan mata tetap terjaga, reinforcement berkaitan dengan kegiatan membaca.
Gunakan selalu metode reinforcement dan punishment secara konsisten. Bila anak mau mencuci tangan sebelum makan, atau membawa bekal ke sekolah, anak mendapat reinforcement (pujian, hadiah). Sementara bila anak tidak mau melakukannya, hilangkan kesempatan melakukan hal yang disukainya. Sampaikan kepada mereka bahwa apa yang dilakukan adalah untuk kebutuhannya, untuk kesehatan tubuhnya. Sampaikan alasan yang konkret dan logis sesuai dengan kematangan berpikir anak. Jelaskan, misalnya, dengan membawa bekal ke sekolah akan lebih hemat, bisa bertukar makanan dengan teman, dan tentunya lebih aman dari bakteri yang akan menyebabkan penyakit.

Manfaat Berolahraga

Berikut ini yang bisa kita dapatkan dari manfaat olahraga bagi kesehatan tubuh:

1. Meningkat daya tahan tubuh

Menjalankan olahraga dengan cara teratur serta rutin akan bisa mempengaruhi hormon yang ada pada tubuh dan berfungsi sebagai meningkatkan daya tahan tubuh. Jikalau daya tahan tubuh kita baik, maka badan pun akan terasa enteng dan terhindar dari penyakit.

2. Miningkatkan kemampuan otak

Banyak manfaat olahraga jika kita melakukan secara rutin terutama tiap harinya jika bisa. Ini mampu meningkatkan pasokan oksigen kedalam tubuh, sehingga sirkulasi darah pun yang ada dalam tubuh terutama pada aliran darah ke otak pun tidak tersendat, maka otak pun juga dapat bekerja lebih baik lagi.

3. Membakar lemak

Olahraga adalah aktivitas yang telah terbukti bisa membakar lemak dan menurunkan berat badan sehingga tubuh bisa menjadi proporsional, sehingga disarakan bagi anda untuk program melangsingkan berat badan. Ini jika dilakukan tiap harinya maka akan memberikan hasil yang baik pula pada badan anda.

4. Mengurangi stres

Olahraga dikenal sebagai fungsi dalam meregangkan otot-otot badan, sehigga bisa tercipta tubuh dan otak jadi segar. Dengan memiliki badan dan otak yang segar, bakal menjadikan kau terhindar dari stress dan bisa saja bakal dialami kapanpun itu.

5. Mengatasi penuaan dini

Umur yang makin hari makin bertambah bakal bisa menurunkan sebuah perubahan yang ada pada tubuh, seperti kulit keriput atau ini bisa dinamakan penuaan. Buat menghindari penuaan dini maka kamu bisa melaksanakan dengan olahraga dengan cara rutin sehingga produktivitas sel-sel baru terhadap kulit pun bakal terangsang dan kulit dapat kelihatan lebih kencanf dan bebas kerutan.

6. Meningkatkan energi tubuh

Dengan cara yang teratur dalam melaksanakan olahraga bakal mempunyai stamina yang baik, maka tidak mudah lemas, ketika dalam melaksanakan sebuah tugas yang berat. Sedangkan orang yang tak sempat jalankan olahraga bakal tubuh akan bisa cepat lelah dalam melaksanakan tugas berat.
Untuk itu, mulailah dari sekarang untuk meluangkan sedikit waktu untuk bisa berolahraga, baik itu yang ringan saja seperti yang sudah diulas diatas. Apabila kesehatan tubuh anda bisa terjaga, sehingga tiap-tiap tugaspun dapat dikerjakan dengan mudah dan tidak tersendat. Dengan olahraga yang rutin juga dapat dibarengi dengan minum air putih, kedua ini jika dibarengi maka akan memberikan manfaat yang sangat besar terhadap tubuh menjadi sehat dan menjaga daya tahan tubuh semakin bertambah.
 Salam sehat…
 

Selasa, 02 Juni 2015

Saya lahir di Sragen menurut informasi dari penduduk setempat nama Sragen berasal dari kerajaan Mataram di Kartasura terjadi kekacauan. Suasana pada saat itu sangat ricuh. Raden Mas Garendi, putra Pangeran Tepasana menentang kebijaksanaan para narapraja Mataram, terutama kepada Patih Pringgalaya yang lengket sekali dengan Kompeni Belanda. Raden Mas Garendi ingin membalas dendam karena ayahnya Pangeran Tepasana dihukum mati tanpa jelas kesalahannya. Suatu hari Kanjeng Susuhunan Paku Buwana II berbincang-bincang dengan Tumenggung Alap-alap di Dalem Ageng.

“Hai, Tumenggung Alap-alap !”, sabda Kanjeng Sunan mengawali pembicaraan.
“Daulat Gusti”, jawab Tumenggung Alap-alap sambil menyembah.
“Coba, katakanlah yang sebenarnya, apa yang telah terjadi pada para narapraja di Kartasura ?”

“Ampun Gusti, hamba mendengar kabar, bahwa ananda Raden Mas Garendi melakukan pemberontakan menentang kompeni.”
“Bila demikian keadaannya, yang repot kan saya. Hai Alap-alap, menghadapi keadaan ini aku jadi bingung. Mana yang harus saya dukung ?”
“Ampun Gusti, ananda Garendi menentang kompeni, itu merupakan usaha untuk mengembalikan kemuliaan nama dan kewibawaan Paduka Kanjeng Sinuhun”, sembah Tumenggung Alap-alap.

“Lho, kalau begitu, kamu menyetujui tindakan si Garendi. Benarkah itu ?”
“Ampun, beribu ampun Gusti, Begitulah nyatanya.”
“Oooo…..Alap-alap, sadarlah keadaanmu, keadaan kita sekarang ini. Mampukah kita melawan kekuatan kompeni ? Kompeni memiliki senapan dan meriam, sedangkan kita…. Orang jawa, hanya memiliki senjata tombak. Saya tidak berani menentang kompeni. Kasihan para prajurit yang menjadi korban sia-sia.”

Mendengar sabda Kanjeng Sunan, Tumenggung Alap-alap hanya terpaku diam. Dari kata-kata Kanjeng Sunan tersebut, menunjukkan sikap Kanjeng Sunan tidak teguh dan sangat lemah. Sikap demikian itu justru dapat membahayakan kedudukan Tumenggung Alap-alap sebagai narapraja Mataram. Maka dari itu, untuk menghindari segala kemungkinan yang dapat merugikan dirinya, diputuskanlah dia beserta keluarganya harus pergi dari Kartasura. Kemudian pergilah Tumenggung Alap-alap beserta seluruh keluarga dan kaum kerabatnya dari Surakarta menuju ke arah timur, ke daerah Sukawati. Dia pergi dengan membawa perasaan benci, kecewa, baik terhadap Sunan maupun terhadap Patih Pringgalaya. Daam perjalanannya itu sampailah mereka di desa Kranggan, daerah Sukawati. Di situ Alap-alap menyamar sebagai pendeta dengan nama Kyai Srenggi.

Sementara itu pasukan pemberontak di bawah pimpinan Raden Mas Garendi dalam hati megharapkan datangnya bantuan dari Kanjeng Sunan, sesuai dengan janji Sunan sendiri. Namun bantuan itu tak kunjung datang. Bahkan akhirnya diketahui, bahwa Kanjeng Sunan membantu kompeni. Menyaksikan sikap Sunan tersebut, Raden Mas Garendi sangat marah. Dia bertekad untuk mengusir kompeni dari bumi Jawa dan menghancurkan Kraton Kartasura yang dijadikan sarang Kompeni Belanda. Maka pecahlah pertempuran yang hebat antara pasukan pemberontak melawan pasukan Sunan yang dibantu oleh Kompeni Belanda.

Dalam suasana yang sangat kacau itu, Sunan lolos meninggalkan kraton. Rombonga mereka itu pergi ke arah timur. Sesampainya di desa Lawean berhenti sejenak untuk melepaskan lelah. Namun di situ dirasa tidak aman, maka perjalanan diteruskan ke Ponorogo. Akhirnya pada tahun 1742, Kraton Kartasura jebol dan diduduki oleh pasukan pemberontak. Kemudian diangkatlah Raden Mas Garendi menjadi Sunan di Kartasura oleh para pendukungnya dengan gelar Sunan Kuning.

Pada suatu hari Patih Pringgalaya bercakap-cakap dengan Kapten Wilhem, pimpinan Kompeni di benteng Kartasura. Dari hasil pembicaraan yang singkat tersebut, kemudian Kapten Wilhem minta bantuan ke Batawi. Tidak lama kemudian bantuan itu pun datang. Terjadilah pertempuran yang lebih hebat dari sebelumnya. Akhirnya karena perlengkapan dan jumlah serdadu Sunan dan Kompeni lebih lengkap dan lebih banyak, pasukan Sunan Kuning kalah dan diusir dari Kartasura. Setelah Sunan Kuning disingkirkan, Sunan Paku Buwana II yang masih berada di Ponorogo diberi tahu dan dimohon kembali ke Kartasura untuk menduduki tahtanya kembali.

Kembalilah Kanjeng Sunan Paku Buwana II bersama rombongannya ke Kartasura. Namun Kanjeng Sunan tidak kerasan karena keadaan Kartasura yang porak poranda tidak mungkin dapat diperbaiki lagi. Maka Kanjeng Sunan memutuskan pindah dari Kartasura untuk membangun kraton baru. Kemudian dipilihlah desa Sala, sebagai calon kraton yang baru. Desa Sala dibangun dan diganti namanya menjadi “Surakarta Hadiningrat”. Pada waktu itu keadaan masih sangat kacau, masih banyak pemberontakan menentang Kompeni Belanda. Para pemberontak tersebut sebagian besar masih termasuk anggota keluarga raja
sendiri, dan yang paling ditakuti adalah Pangeran Mangkubumi di Sukawati.

Pada waktu Pangeran Mangkubumi lolos dari Kuthagara Surakarta, dia bersama keluarga dan beberapa prajurit pergi ke arah timur laut kota Surakarta. Sampailah mereka di desa Kranggan. Sesampainya di desa Kranggan dia menerima kabar bila di desa tersebut ada seorang Brahmana sakti mandraguna bernama “Kyai Srenggi”. Pangeran Mangkubumi singgah di desa Kranggan untuk berkenalan dengan Kyai Srenggi serta mohon petunjuk.
“Eee, mari…mari silakan masuk Pangeran. Hamba tidak mengira akan kedatangan tamu agung. Mari silakan masuk!”, kata Kyai Srenggi ketika kedatangan Pangeran Mangkubumi.

“Ketahuilah Bapa, hamba sekarang bukan lagi seorang priyagung. Sebab selama pengembaraan ini hamba tanpa pangkat dan derajat. Hamba adalah seorang buruan yang menentang raja dan….Kompeni Belanda..” Jawab Pangeran Mangkubumi dengan hormat.
Kyai Srenggi tersenyum dan berkata , “Apakah Pangeran lupa kepada hamba ? Hamba ini tidak lain adalah Tumenggung Alap-alap, seorang hamba kerajaan yang tidak kerasan tinggal di Kartasura dan menyepi di Kranggan ini.”

Bagaikan disambar petir di siang hari, Pangeran Mangkubumi mendengar pengakuan Kyai Srenggi tersebut. Pageran Mangkubumi sangat terkejut dan kemudian memeluk Tumenggung Alap-alap. Begitu awal pertemuan itu kemudian dilanjutkan dengan percakapan yang panjang. Dan akhirnya Alap-alap atau Kyai Srenggi diangkat menjadi senapati perang memimpin para prajurit untuk memusnahkah tindak angkara murka. Sejak saat itu Tumenggung Alap-alap brganti nama menjadi Kyai Sragen, sedang desa Kranggan diganti namanya menjadi desa “SRAGEN”.